Gaza, Sahabat Palestina Memanggil – Meskipun blokade dan dan penghancuran terhadap warga Palestina di Jalur Gaza dilakukan penjajah Israel secara sistematis, namun masih ada secercah yang dibuat oleh orang Palestina untuk terlepas dari segala rintangan dan kesulitan, bahkan bagi mereka yang anggota tubuhnya “telah diamputasi” oleh serangan penjajah Israel yang tidak meninggalkan bagi mereka cara untuk pemasangan prostesis (anggota tubuh buatan).

Rumah Sakit Rehabilitasi Hamad, yang baru-baru ini didirikan oleh Komite Qatar untuk Rekonstruksi Gaza, telah memberikan secercah harapan kepada para penyandang cacat (karena diamputasi) yang jumlahnya meningkat sebagai akibat dari serangan yang dilakukan pasukan penjajah Israel pada pawai kepulangan di perbatasan timur Jalur Gaza, yang dimulai sekitar satu setengah tahun yang lalu (30 Maret 2018).

Mulai kerja

Rumah sakit khusus ini dibuka pada April lalu, dengan nama Rumah Sakit Rehabilitasi dan Prostetik Sheikh Hamad. Sejak beroperasi, rumah sakit ini telah membuat prestasi besar di tingkat medis, bisa mengakhiri penderitaan ribuan pasien yang mendapat manfaat dari layanannya dalam waktu singkat.

Rumah Sakit Hamad telah mulai menerima pemasangan prostesis untuk pasien yang diamputasi dan pasien berkebutuhan khusus. Operasi-operasi yang dilakukan telah sukses besar. Memberikan prostesis terbaik di Timur Tengah dari perusahaan internasional terbaik, dan meringankan beban penderitaan ribuan korban karena tidak perlu lagi melakukan perjalanan ke luar negeri untuk melakukan operasi yang sama. Yang selama ini harus bersusah payah untuk mengurus rujukan medis ke luar negeri yang sangat dibatasi.

Dalam sebulan terakhir, rumah sakit ini telah menghasilkan 10 prostesis kaki bawah, empat perangkat chiropractic, enam prostesis perifer dan departemen telah memperbaiki 14 perangkat.

Area rumah sakit ini seluas 12.000 meter persegi dan memiliki kapasitas 100 tempat tidur. Ada bagian-bagian independen dan khusus di samping bagian kaki buatan, seperti departemen rehabilitasi motorik dan departemen rehabilitasi verbal. Ada Departemen Terapi Okupasi, Departemen Perawatan, Departemen Audiologi, Departemen Fisioterapi, Departemen Radiologi Diagnostik dan beberapa klinik. Yang menjadi target adalah sekitar 127.000 pasien dengan kebutuhan khusus di Jalur Gaza.

Rumah Sakit Hamad melakukan rehabilitasi jangka panjang untuk kasus-kasus penderita amputasi pada tahap sebelum pemasangan prostesis. Mencakup rehabilitasi motorik dan psikologis, terutama bagi anak-anak kecil. Selanjutnya adalah tahap pelatihan untuk berinteraksi dengan prostesis dan cara mengatasinya dalam mempraktekkan kegiatan kehidupan sehari-hari.

Rumah sakit memantau secara terus-meneerus pasien dengan prostesis ganda. Jika terjadi masalah, tim medis rumah sakit akan menanganinya.

Teknologi terbaru

Sementara itu, Direktur Umum Rumah Sakit Sheikh Hamad, Dr. Raafat Labad, mengatakan bahwa Departemen Prostetic di rumah sakit ini dilengkapi dengan teknologi dan perangkat terbaru. Pihaknya mendapatkan prostesis terbaik dari perusahaan internasional terbesar, yaitu perusahaan Ottobock dengan model terbaru tahun 2018 dengan impor bahan prostensis dari bahan baku terbaik untuk pembuatan prosteis yang canggih.

Dia menjelaskan, ada rencana untuk mengembangkan bagian ini dari aspek ilmiah, praktis dan teknis untuk menghasilkan prostesis yang lebih canggih dan prostesis khusus untuk beberapa atlet yang menderita amputasi.

Dia menambahkan, “Kami sedang bersiap untuk membuat kemajuan di bidang anggota tubuh atas. Di mana pemasangan prostesis atas dilakukan di lembaga medis lain untuk tujuan keindahan tanpa melakukan fungsi organik mereka. Dan kami membuat prostesis kanton canggih untuk melayani pasien dalam hal praktis dan fungsional.”

Labad menegaskan bahwa rumah sakit terus berkembang di semua bidang, bekerja dengan seluruh potensi untuk melayani sebanyak mungkin pasien dan mengakhiri penderitaan orang-orang dengan kebutuhan khusus, dengan mendatanngkan para pakar di bidang prostetic dari Amerika Serikat, dan pengembangan kader medis melatih mereka dan meningkatkan skill medis mereka.

Departemen Prostetik telah dilengkapi dengan peralatan medis modern dan canggih yang didistribusikan ke bagian-bagian dan bengkel yang dikhususkan untuk pembuatan prostesis dan perawatan khusus untuk setiap pasien.

Layanan berkualitas

Ahmed Al-Absi, Kepala Departemen Prostetik di Rumah Sakit Hamad, mengatakan, “Layanan berkualitas diberikan oleh rumah sakit mengingat meningkatnya jumlah orang yang membutuhkan prostesis. Serangan penjajah Israel terhadap pawai kepulangan di sepanjang perbatasan timur Jalur Gaza telah mengakibatkan 140 orang diamputasi dan 1.800 pasien membutuhkan prostesis, ditambah 900 orang diamputasi dari perang sebelumnya dan 11.000 korban membutuhkan alat prostetik.”

Rumah sakit akan menyediakan layanan untuk kategori yang terpengaruh kecacatan dan rumah sakit mengkhususkan diri untuk melakukan operasi untuk kasus-kasus kompleks dan sulit karena kemampuan tim medis dan peralatan medis yang lengkap.

Dia mengungkapkan, “Pada tahap saat ini rumah sakit sedang menangani 200 pasien, memasang prostesis dan alat buatan. Saat ini sedang dimulai. Kami bekerja dengan kemampuan terbaik kami untuk menyelesaikan operasi ini dengan sukses dengan memberikan layanan rehabilitasi.”

Dia melanjutkan, “Kami mendedikasikan diri untuk melakukan layanan medis sesempurna mungkin untuk pasien yang diamputasi anggota tubuh atas dan bawah. Untuk diketahui bahwa untuk korban yang cedera bagian bawah di atas lutut membutuhkan dua sendi (pergelangan kaki dan lutut) dan ini membutuhkan upaya besar dalam pembuatan dan pemasangan prostesis, demikian juga di tahap-tahap rehabilitasi dan terapi fisik. ‘

Al-Absi menegaskan bahwa Departemen Prostetik memiliki keistimewaan dengan adanya bengkel sangggih dan maju untuk pembuatan prostesis dan pemasangannya dengan adanya peralatan medis dan teknis terbaru, yang memungkinkan rumah sakit untuk membuat prostesis terbaik di dunia medis di Jalur Gaza.

Dia meneegaskan bahwa tujuannya bukan hanya untuk meletakkan anggota tubuh buatan untuk memfasilitasi dan memudahkan kehidupan korban, tetapi untuk mengembalikan dia ke kehidupan normal dengan kekuatan penuh. Di mana atlet bisa kembali berolahraga seperti biasa, dan siswa bisa kembali ke kursi belajar, demikian juga para para pegawai dan pekerja.

Departemen Prostektik di Rumah Sakit Hamad menaruh perhatian besar pada korban anak yang diamputasi. Karena mereka adalah kelompok yang paling membutuhkan intervensi cepat. Sebab anak membutuhkan perubahan prostetis bersamaan dengan masa-masa pertumbuhan. Operasi perubahan dilakukan secara teratur setiap 6 bulan sampai satu tahun. Selain ada program khusus rehabilitasi, evaluasi berkala setiap dua bulan dan pemantauan secara kontinyu terhadap kondisi anak. (sumber : info palestina)

Bagikan