Nablus – Sahabat Palestina Memanggil+-
Seorang pemuda Mohammad Ali Khabishah gugur pada Jumat sore kemarin, akibat luka tembak saat bentrokan dengan pasukan Israel di kota Beita, Nablus selatan.

Pihak kementerian kesehatan Palestina melaporkan gugurnya pemuda Khabishah dari kota Beita, akibat luka tembak di kepala, kondisinya kritis saat dirujuk ke RS An-Najah kota Nablus.

Dengan gugurnya Khabisah, jumlah syuhada pertempuran Jabal Sabih meningkat menjadi 8 orang.

Terjadi bentrokan sengit pada Jumat kemarin, dekat Jabal Sabih dimana terdapat permukiman Avitar zionis.

Bulan Sabit Merah Palestina menginformasikan adanya 8 korban luka tembak peluru karet dan puluhan lainnya mengalami gangguan pernapasan akibat gas air mata.

Pihak tim medis merawat 28 korban luka, termasuk 8 luka tembak peluru karet, salah satunya di bagian kepala dalam kondisi kritis, dan kemudian dinyatakan meninggal, sementara 18 lainnya mengalami sesak napas, dan 2 luka karena terjatuh dan terbakar.

Pasukan Israel melakukan tindakan represif usai shalat Jumat, menghujani peserta aksi menggunakan gas air mata, dan peluru karet secara intensif.

Warga kota Beita sejak hampir setengah tahun lalu, melakukan aksi kegaduhan malam untuk mengembalikan kendali Jabal Sabih yang dikuasai permukiman zionis Avitas.

(sumber/pip)

 

Bagikan