Gaza, Sahabat Palestina Memanggi – Militer penjajah Israel pada Selasa (29/10/2019) malam mengumumkan bahwa jet tempurnya telah menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak (drone) yang terbang di ketinggian dekat pagar keamanan yang memisahkan Jalur Gaza dengan wilayah Palestina yang diduduki penjajah Israel sejak tahun 1948.

Saluran televisi Israel “chanel 12″ mengutip bahwa sebuah pesawat tak berawak terlihat terbang di ketinggian yang tidak biasa dekat dengan pagar perbatasan. Pesawat tanpa awak tersebut terbang pada ketinggian 4 km, ketinggian yang digambarkan oleh militer penjajah Israel sebagai “tidak normal”.

Sementara itu, tentara pendudukan penjajah Israel mengklaim bahwa pesawat tidak berawak tersebut tidak menimbulkan ancaman bagi pasukan atau warga Israel.

Militer penjajah Israel tidak menyebutkan pihak yang bertanggung jawab atas peluncuran siapa pesawat tanpa awak ke perbatasan tersebut. Untuk diketahui bahwa dua saya militer di Palestina, Brigade Al-Qassam dari gerakan Hamas dan Brigade Al-Quds dari Jihad Islam, keduanya memiliki drone dengan berbagai fungsi.

Media-media penjajah Israel melaporkan kejadian ini dengan penuh kekhawatiran dan keprihatinan. Mereka melaporkan bahwa sistem militer Israel berhasil mencegat pesawat tanpa awak Palestina yang terbang di atas Jalur Gaza dekat pagar pernatasan pada ketinggian “sangat tinggi” lebih dari 10.000 kaki.

Wartawan Israel Almog Bucky menegaskan ketakutan pihak penjajah Israel terhadap pesawat tanpa awak ini dengan mengatakan, “Insiden drone ini tidak biasa dan mengkhawatirkan. Ini berarti bahwa Hamas saat ini memiliki kendaraan udara tak berawak di Jalur Gaza yang dapat terbang di ketinggian 12.000 kaki.”

Bucky mengklaim bahwa “keputusan untuk mencegat pesawat tanpa awak tersebut adalah bagian pesan yang dikirim kepada Hamas bahwa Israel tidak akan membiarkan operasi udara semacam itu.” (sumber : info palestina)

Bagikan