Gaza – Sahabat Palestina Memanggil+-
Kepolisian Israel menangkap seorang anggota parlemen Findandia dan 4 orang lainnya, Kamis (16/1) dengan tuduhan berupaya menerobos pagar perbatasan antara Gaza dan wilayah Palestina jajahan 48.

Sejumlah media Israel menyebutkan, pasukan kepolisian menahan anggota parlemen Finlandia, Ana Contala, dan beberapa aktifis Finlandia lainnya, dengan tuduhan berupaya menerobos perbatasan, dengan tujuan melakukan aksi unjuk rasa atas krisis kemanusiaan di Gaza.

Pihak kepolisian mengklaim bahwa anggota parlemen dan aktifis Finlandia berupaya menerobos pagar perbatasan.

Sementara itu komite nasional pawai kepulangan dan penghapusan blockade Gaza mengutuk tindakan penangkapan terhadap para aktifis internasional anti blockade, saat mereka berupaya masuk ke perbatasan Khan Younis di Gaza selatan.

Komite mengatakan, “Kami tegaskan solidaritas untuk para aktifis internasional yang ditangkap pasukan Israel, di perbatasan dalam rangkaian kampanya internasional 2020 untuk penghapusan blockade Gaza.”

Ditambahkan, pasukan Israel menangkap dan meyita paspor dan hand phone mereka, kemudian menginterogasi mereka, dan mendeportasi mereka secara paksa.

Komite meminta pihak HAM internasional untuk melindungi para relawan asing dari arogansi pasukan Israel.

Komite juga menyerukan aksi solidaritas relawan internasional dan lembaga HAM untuk melanjutkan kampanye internasional menghapus blockade zalim atas Gaza, darat dan laut, dan menghadapi kebijakan rasial zionis.

Penjajah zionis menerapkan blockade ketat terhadap Gaza sejak tahun 2006, dengan menutup semua perlintasan dan perbatasan antara Gaza dan dunia luar, baik lewat Mesir maupun wilayah Palestina jajahan tahun 1948, dan hanya membuka sebagian untuk masuknya sejumlah barang dan musafir.

PBB dan sejumlah lembaga internasional menyerukan solidaritas untuk kemanusiaan di Gaza, agar memberikan bantuan kemanusiaan bagi bangsa Palestina. (sumber : info palestina)

Bagikan