Tepi Barat – Sahabat Palestina memanggil + -+-
Seorang pemuda Palestina terluka oleh peluru spons dan puluhan lainnya mengalami sesak nafas dalam bentrokan yang terjadi dengan pasukan penjajah Israel, hari Sabtu (13/2/2021), di kota Kafr Qaddum, timur Qalqilya, wilayah utara Tepi Barat.

Para saksi mata melaporkan bahwa pasukan penjajah Israel menyerbu kota setelah dimulainya pawai pekanan di Kafr Qaddum. Pasukan penjajah Israel menyerang para peserta pawai dengan menembakkan spons dan peluru logam berlapis karet, serta tabung gas air mata, ke arah peserta pawai dan ke rumah-rumah warga. Akibatnya, seorang pemuda terluka dan puluhan lainnya mengalami sesak nafas.

Para pemuda merespon serangan pasukan penjajah Israel dengan melemparkan batu ke arah para tentara penjajah Israel dan melontarkan kembali tabung gas air mata yang menarget mereka.

Seharai sebelumnya, Jumat (12/2/2021), pawai serupa terjadi di Kafr Qaddum, yang partisipasi ratusan warga kota. Mereka pergi ke gerbang yang menutup jalan utama kota.

Gerbang kota yang ditutup merupakan jalan yang menghubungkan Kafr Qaddum dan desa-desa dan kota-kota Palestina sekitarnya. Penutupan gerbang menyebabkan penderitaan yang luar biasa bagi warga.

Setiap Jumat dan Sabtu, pawai di Kafr Qaddum digelar untuk mengecam aktivitas permukiman di berbagai daerah di Tepi Barat. Yang kemudian disusul dengan bentrokan setelah pasukan penjajah Israel menyerang para peserta pawai.

Pada Jumat (12/2/2021), 46 warga Palestina terluka dan sesak nafas, saat pasukan penjajah Israel menyerang dan membubarkan pawai yang mengecam aktivitas permukiman Yahudi, di lokasi terpisah di Tepi Barat.

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan, krunya menangani 46 warga yang terluka, termasuk satu dengan peluru tajam, enam luka dengan peluru karet, dan 39 mengalami sesak nfas akibat terkena gas air mata.

(sumber/pip)
Bagikan