Al-Quds – Sahabat Palestina Memanggil+-
Hari ini, Ahad (9/2) tentara Israel memaksa keluarga Al-Debs di Jabal Al-Mukaber, selatan Al-Quds jajahan untuk menghancurkan rumah sendiri dengan alasan bangunan rumah tersebut tidak memiliki izin dari pemerintah Zionis.

Sementara itu, menurut sumber lokal di kota Jabal Al-Mukaber mengatakan, pasukan penjajah Zionis memberi tahu pihak keluarga agar membayar operasi pembongkaran jika rumahnya tidak dihancurkan dengan sendirinya.

Rumah ini menampung 5 jiwa dan telah ada sejak 4 tahun silam. Pihak pemerintah daerah Zionis baru meneror pemilik rumah setahun setelah bangunan rumah ini selesai dan telah ditempati pihak keluarga Palestina.

Sebelumnya, Otoritas pemerintah Israel memaksa warga Palestina, Majdi Abu Tayeh warga kota Ain Lauzah, Silwan, al-Quds Selatan untuk merobohkan rumahnya sendiri, dengan dalih tak memiliki sertifikat bangunan.

Menurut sumber di lapangan, para pegawai pemkot Israel di al-Quds menyerbu rumah Abu Tayeh pada rabu pekan lalu dan memberikan tenggang waktu kepadanya setengah jam untuk merobohkan rumahnya. Disebutkan pihaknya telah berkomunikasi dengan pengacara untuk menghasilkan kesepakatan penundaan waktu sampai senin pagi ini.

Sumber di lapangan menjelaskan, Abu Tayeh akhirnya merobohkan rumahnya sendiri pada pagi ini, setelah pemkot Israel memaksanya untuk merobohkan sebagiannya pada ahad kemarin.

Warga Palestina di al-Quds terpaksa merobohkan rumah mereka sendiri. Jika tidak, maka pemilik rumah akan dikenakan denda yang lebih besar, untuk membiayai penggusuran rumahnya tersebut oleh bulldozer milik pemkot zionis.

(sumber : info palestina)

Bagikan