Al-Quds, (Sahabat Palestina Memanggil) – Saluran televisi Israel “Chanel 11” dalam siaran hari Sabtu (7/9/2019) melaporkan bahwa perusahaan listrik Israel berniat akan mulai memutus listrik ke daerah-daerah di Tepi Barat yang diduduki penjajah Israel, setelah pemilu Israel pada 17 September mendatang, karena penumpukan hutang pembayaran listrik oleh Otoritas Palestina.

Saluran tv Israel ini menyebutkan, “Langkah perusahaan listrik Israel ini didasarkan pada keputusan Pengadilan Tinggi Israel beberapa hari yang lalu, di mana pengadilan Israel mengizinkan perusahaan listrik untuk memutus daya ke daerah-daerah di al-Quds atau Yerusalem timur dan Tepi Barat mengingat akumulasi utang yang sudah mencapai lebih dari 1,7 miliar shekel.”

Laporan ini menyebutkan bahwa “level politik” Israel – berbeda dengan sikap mereka sebelumnya yang menentangpemutusan listrik ke daerah-daerah di Tepi Barat karena takut bisa meningkatkan eskalasi situasi – tidak akan campur tangan untuk kali in. Akan tetapi menyarankan kepada perusahaan listrik Israel untuk mengadopsi kebijakan rasional dalam hal ini, di mana keputusan pemutusan listrik ini akan dilaksanakan setelah dua pekan.

Sebelumnya sumber-sumber Ibrani baru-baru ini mengatakan bahwa Otoritas Palestina telah berhenti mentransfer pembayaran listrik yang dikumpulkan dari penduduk ke perusahaan listrik Israel sejak awal krisis keuangan yang dialami oleh Israel beberapa bulan yang lalu. (sumber : info palestina)

 

Bagikan