Sahabat Palestina Memanggil-  AL- AQSHA merupakan situs suci agama Islam yang berada di Yerusalem. Namun, ada beberapa hal yang mungkin jarang diketahui oleh banyak orang tentang situs masjid yang pernah disinggahi Rasulullah Saw. ini.

Berikut ini beberapa fakta tentang situs tersebut:

  • Bukan hanya satu masjid

Sebenarnya ada beberapa masjid di situs yang kita kenal sebagai Masjid Al-Aqsa. Kita cenderung menganggap Masjid Al-Aqsa sebagai bangunan di sudut paling selatan masjid. Sebenarnya, itu adalah Masjid Kiblat – disebut demikian karena itu adalah yang terdekat dengan kiblat – Pada kenyataannya, seluruh kompleks adalah Masjid Al-Aqsa. Ini juga disebut sebagai al-Haram as-Sharif.

  • Satu-satunya masjid, selain Ka’bah Suci, yang disebutkan dalam Al-Qur’an

Al Aqsha disebutkan dalam QS Al Isra ayat 1 ketika Allah berfirman tentang Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw.

 

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS Al Isra’ [17]: 1)

  • Dome of the Rock yang asli terlihat sangat berbeda

The Dome of the Rock dibangun oleh Khalifah Umayyah Abdul Malik ibn Marwan. Awalnya kayu dengan kuningan, timah atau penutup keramik. Kubah ikon yang kita semua tahu dibangun hampir seribu tahun kemudian pada masa pemerintahan Khalifah Ottoman, Suleyman yang Agung. Lapisan emas khas ditambahkan ke kubah bersama dengan ubin Ottoman ke fasad bangunan.

  • Kompleks ini juga merupakan tanah pemakaman

Meskipun tidak ada catatan akurat tentang siapa dan berapa banyak yang telah dimakamkan di sini, tanah pemakaman di al-Haram as-Sharif adalah tempat peristirahatan bagi banyak Nabi dan Sahabat Nabi Suci (saw).

  • Pernah memegang minbar legendaris

Imad ad-Din Zengi, seorang anggota dinasti Zengid Turki, memiliki minbar khusus yang dibangun untuk dipasang di Masjid Al-Aqsa. Minbar ini tidak hanya cantik, tetapi dibuat tanpa menggunakan satu kuku atau sedikit lem. Sedihnya, Imaduddin tidak hidup untuk melihat kemenangan, tetapi anak didiknya Salahuddin memenuhi keinginan gurunya, dan setelah membebaskan Yerusalem untuk kedua kalinya dalam sejarah Islam, memasang minbar.

  • Pernah digunakan sebagai tempat pembuangan

Ketika orang-orang Romawi mengasingkan orang-orang Yahudi dari kota, sebagian besar penduduk Romawi menggunakan area Masjid Al-Aqsa sebagai tempat pembuangan sampah. Ketika Umar (ra) membuka kota bagi Islam, ia membersihkan sampah dengan tangan kosong. Dia juga mengakhiri pengasingan orang Yahudi yang sudah berabad-abad, memberi keluarga pengungsi hak untuk tinggal di Yerusalem sekali lagi.

  • Al Ghazali hidup dan menulis karya terbesarnya di sana

Salah satu ulama paling terkenal dalam sejarah Islam, Imam Abu Hamid Al-Ghazali, menghabiskan masa hidupnya di Masjid Al-Aqsa di mana ia menulis apa yang secara luas dianggap sebagai karya terbesarnya, Ihyaa Ulum Al-Din (Kebangkitan Ilmu Agama). Sebuah bangunan di masjid menandai situs kamar lamanya.

  • Telah dibakar

Pada 1969, seluruh Masjid al Qibali dibakar habis. Sejak itu masjid telah dibangun kembali, tetapi kejadian dari masa lalu yang tidak terlalu jauh ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga situs paling suci ketiga dalam Islam ini. (Sumber Islam Pos-SPM)

Bagikan