Nuaschot – Sahabat Palestina Memanggil+-
Anggota parlemen Mauritania menyerukan untuk mendukung dan membantu warga Gaza, di tengah blockade Israel yang terus berlanjut, dan ditutupnya perlintasan Rafah yang berbatasan dengan Mesir.

Piram Aldah Abid, anggota parlemen yang juga mantan calon Presiden dalam keterangan persnya di ibukota Mauritania, Nuaschot mengataka, “Pihaknya akan terus bekerja membela persoalan Palestina.”

Ditambahkannya, seruan disampaikan kepada segenap pihak untuk membantu dan mendukung perjuangan bangsa Palestina, terutama warga di Gaza, di tengah berlanjutnya blockade yang diberlakukan penjajah Israel.

Saat ini warga Gaza mengalami krisis di berbagai sector akibat blockade Israel, dan makin bertambah dengan penyebaran wabah corona, dan minimnya sector kesehatan dalam menanggulanginya, seperti dilansir organisasi internasional terkait.

Sejak Maret lalu, Mesir menyepakati bersama Hamas yang mengelola Gaza, untuk menutup perlintasan Rafah, dalam rangkaian upaya penanggulangan wabah corona.

Dari waktu ke waktu, pemerintah Mauritania menegaskan sikapanya yang konsisten mendukung dan membela bangsa Palestina, dalam meraih haknya mendirikan negara berdaulat dengan ibukota Al-Quds.
(sumber/pip)

Bagikan