Stochhom – Sahabat Palestina Memanggil+-
Puluhan orang di kota Boras, Swedia hari ini Selasa, ikut serta dalam aksi mendukung tawanan Palestina di penjara pendudukan Israel yang diselenggarakan oleh Asosiasi Roya Palestina dalam rangka solidaritas terhadap tawanan dan rakyat Palestina menghidupkan budaya Palestina dan pelestarian identitas.

Ketua pengurus asosiasi, Muhammad Karaz, menegaskan bahwa asosiasi tersebut berupaya menghidupkan kembali budaya Palestina dan melestarikan identitas kebangsaan melalui berbagai kegiatan budaya.

Sementara itu, Faisal Diab, anggota dewan direksi dan pelatih Tim “Elias” untuk Kesenian Rakyat, menekankan pentingnya seni tarian rakyat Dabkah (tarian khusus negeri Syam) khususnya dan seni pada umumnya, karena Dabkah adalah senjata untuk mendukung perjuangan Palestina.

Anggota komunitas Arab dan Palestina serta sekelompok masyarakat Swedia berpartisipasi acara malam ini yang mencakup banyak segmen di kalangan masyarakat Swedia.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Swedia, Anna Linde memperingatkan dampak korupsi yang merajalela di Otoritas Palestina terhadap dukungan negaranya terhadap Palestina.

“Kami tidak akan bisa sepenuhnya mendukung pembangunan ekonomi Palestina mengingat tingkat korupsi besar-besaran di Otoritas Palestina,” kata Lindy.

Laporan Radio Swedia menyatakan bahwa Palestina memiliki masalah internal terkait dengan perpecahan antara Fatah dan Hamas, selain banyak pihak yang menuduh otoritas Palestina korupsi.

Menteri wanita ini menekankan bahwa memecahkan kejumudan dalam dalam hubungan antara Swedia dan Israel tidak akan berdampak negatif terhadap hubungan Swedia dengan Palestina. (sumber/pip)

 

Bagikan