Ramallah, (Sahabat Palestina Memanggil) – Kampanye nasional pemulangan jenazah para syuhada menggelar aksi solidairtas, Selasa siang, di kota Ramallah, Tepi Barat terjajah, menuntut pemulangan jenazah para syuhada yang ditahan penjajah zionis Israel.

Hadir puluhan aktifis Palestina dan keluarga para syuhada yang jenazahnya masih di tahan Israel, yang digelar di lapangan Manarah, sambil meneriakan ungkapan menuntut pemulangan jenazah para syuhada.

Para peserta aksi menegaskan bahwa menahan jenazah merupakan kejahatan perang yang melanggar hukum internasional, dan menuntut masyarakat internasional terutama PBB, untuk menerapkan sanksi bagi penjajah zionis atas kejahatan mereka menahan jenazah para syuhada di pemakaman Arqam dan mesin pendingin jenazah.

Penjajah zionis menahan 304 jenazah para syuhada di pemakaman Arqam dan mesin pendingin, termasuk 51 orang yang gugur sejak meletusnya Intifadah Al-Aqsha tahun 2015.

Alasan yang disampaikan penjajah zionis, bahwa kebijakan mereka menahan jenazah para syuhada sebagai sanksi bagi pihak keluarga, agar tidak membiarkan anggota keluarga mereka melakukan perlawanan terhadap pemerintah zionis, dan kekhawatiran terjadinya aksi terorisme jika jenazah dikembalikan kepada pihak keluarga. (sumber : info palestina)

 

Bagikan