Gaza – Sahabat Palestina Memanggil+-

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengumumkan, selama 24 jam terakhir tercatat 98 kasus baru virus Corona. Ia membenarkan adanya peningkatan infeksi baru menuntut keseriusan dalam menghadapi situasi epidemi di Gaza.

Perlu dicatat, jumlah kematian tertinggi yang tercatat sejak wabah virus di Jalur Gaza yang terblokade.

Dalam laporan hariannya, pihak kementerian memantau perkembangan epidemi Corona. Seperti dilansir Pusat Informasi Palestina,” kementerian mengatakan, sampel baru yang diperiksa berjumlah 1.421 sampel.

Ia menyebutkan, jumlah kumulatif korban terinfeksi sejak Maret lalu sebanyak 581 orang, di mana 500 di antaranya positif  yaitu 463 orang di masyarakat, 37 sehat kembali, sedangkan yang pulih 76 orang.

Jumlah kematian sejak wabah ini mencapai 5 orang, 4 dari masyarakat dan 1 orang dari yang kembali.

Kementerian memastikan, peningkatan jumlah cedera dan penemuan fokus baru di dalam Jalur Gaza memprediksikan keseriusan situasi epidemi di Jalur Gaza.

Dia mengatakan kurva wabah epidemi di Jalur Gaza bergerak dengan kecepatan yang meningkat dan belum dapat dikendalikan hingga saat ini.

Dia menambahkan, tim medis masih melakukan penyelidikan epidemiologi dan menindaklanjuti peta kontak di berbagai wilayah.

Kementerian memperingatkan, mereka menggandakan upaya sepanjang waktu untuk mengatasi epidemi, dan beberapa hari mendatang penting dalam menghentikan episode wabah.

Dia menekankan bahwa kelambanan dalam kontrol pencegahan telah meningkatkan cedera dan penyebaran epidemi di antara wilayah Jalur Gaza.

Dia juga menekankan kepatuhan penuh pada tindakan pencegahan, kepatuhan pada rumah, dan tidak keluar kecuali untuk kebutuhan yang paling mendesak, dengan tetap menjaga pemakaian moncong, mencuci tangan dan menjaga jarak fisik

(sumber : info palestina)

Bagikan