Nablus – Sahabat Palestina Memanggil +-+-
Setidaknya 3 warga sipil Palestina terluka pada Rabu (17/8/2022), setelah terkena peluru tajam yang ditembakkan oleh pasukan pendudukan Israel, di kamp pengungsi Balata, timur Nablus, wilayah utara Tepi Barat utara yang diduduki penjajah Israel.

Organisasi Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan bahwa krunya telah mengevakuasi 3 orang warga yang terluka karena terkena tembak peluru tajam dari kamp pengungsi Balata. Hal tersebut terjadi pasca penyerbuan kamp yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel. Semua korban dievakuasi ke Rumah Sakit Pemerintah Rafidia di Nablus.

Disebutkan bahwa pasukan pendudukan Israel pada hari Rabu kemarin menyerbu kamp pengungsi Balata. Mereka terkonsentrasi di Jalan Al-Quds, bersebelahan dengan kamp pengungsi Balata. Mereka mengepung sebuah rumah keluarga Mashta, di kampung Al-Jamasin, yang lokasinya berada di tengah kamp pengungsi. Pengepungan tersebut dilakukan pasukan penjajah Israel dengan dalih bahwa di dalam rumah tersebut ada buron yang sedang dicari pihak pasukan pendudukan Israel.

Sumber-sumber lokal dan para saksi mata menyatakan bahwa pasukan pendudukan Israel gagal menangkap salah satu pejuang perlawanan, dan mereka mundur setelah pengepungan berlangsung selama setengah jam.

Dalam sebuah video klip, yang diposting oleh para aktivis di media sosial, menunjukkan terjadinya bentrokan bersenjata dengan pasukan pendudukan Israel, yang menyerbu kamp pengungsi Balata, dan gagal mereka mencapai tujuannya melakukan penyerbuan tersebut.

(sumber/pip)

 

Bagikan