Al-Quds – Pusat Informasi Palestina+-
Puluhan pemukim ekstremis menyerbu Masjid Al-Aqsa Al-Mubarak hari ini Kamis melalui Gerbang Mughrabi yang dijaga ketat oleh polisi pendudukan Israel.

Menurut Departemen Wakaf Islam di Al-Quds yang diduduki, 138 pemukim Yahudi menyerbu Al-Aqsa berkelompok-kelompok dan melakukan lawatan tur provokatif ke halaman-halamanya dan menerima penjelasan tentang dugaan “Kuil” dari pemandu.

Departemen Wakaf menjelaskan bahwa para pemukim melakukan ritual Talmud di halaman Al-Aqsa, khususnya di wilayah timurnya. Akibatnya, penjaga dan jamaah murka namun mereka dicegah polisi pendudukan Israel untuk mendekati para penyusup Yahudi.

Sebanyak 25 anggota polisi Israel juga menyerbu halaman Al-Aqsa.

Polisi pendudukan Israel terus membatasi masuknya jamaah dari warga Al-Quds dan warga Palestina jajahan 1948 ke masjid dan menahan identitas pribadi mereka di gerbang bagian luar.

Warga Tamra di Palestina 1948 telah berbondong-bondong ke Al-Aqsa sejak pagi, dalam tur spiritual 3 hari di daerah sekitarnya, sebagai bagian dari proyek “Kafilah Al-Aqsa”.

Penyerangan Yahudi ke Al-Aqsha terjadi dalam dua periode: di pagi hari, dan setelah salat zuhur, melalui Gerbang Mughrabi, yang kuncinya telah dipegang oleh otoritas pendudukan Israel sejak menjajahnya pada tahun 1967.

Al-Aqsa setiap hari dihadapkan pada serangkaian serangan dan pelanggaran oleh para pemukim Yahudi, diikuti provokasi terhadap jamaah Palestina dan penangkapan serta deportasi darinya.

(sumber/pip)
Bagikan